Kondisi kulit seperti apa yang mungkin akan mengalami proses adaptasi?

1. Kulit yang tidak pernah perawatan atau lama meninggalkan aktivitas merawat kulit. Hal ini disebabkan sel mati dibiarkan menumpuk tanpa dibersihkan. Sehingga pada saat memulai perawatan, kulit menjalankan fungsinya kembali dalam menyerap berbagai nutrsisi untuk kulit.

2. Kulit yang terbiasa dengan produk medicated atau kelas kosmedik/obat. Biasanya dari klinik atau krim dokter yang menggunakan beragam macam kandungan obat untuk kosmetik seperti hidrokinon dan tretinoin. Dalam cara kerjanya yang alami berbeda dengan produk kosmedik yang bekerja lebih ekstrim sehingga fase regenerasi lebih cepat disebabkan efek obat, dibandingkan produk yang alami yang menyerap nutrisi secara lambat sehingga hasil yang diperoleh juga lambat dan cenderung alami.

3. Kulit yang terpapar zat bahaya seperti merkuri. Penggunaan krim yang mengandung merkuri mematikan protein kulit dan mengikisi permukaan kulit sehingga kulit kehilangan fungsi semulanya sebagai pelindung dari kerusakan akibat sinar matahari. Dan menghilangkan aktivitas regenerasi kulit karena proses pengikisan lapisan pigmen melanin hingga merusak lapisan kulit terdalam. Sehingga kulit tidak melakukan fungsi regenerasi yang seharusnya. Cara kerja merkuri inilah yang membutuhkan waktu bagi kulit untuk menyerap dan menjalankan fungsi regenerasi kulit menjadi seperti semula sehingga proses detox akan lebih memerlukan waktu.

4. Kulit yang memiliki sensitifitas terhadap kandungan tertentu. Proses adaptasi seperti ini biasanya berlangsung 2-3 minggu.

Ke empat kondisi diatas jika dibantu dengan masker alami seperti madu yang disarankan, biasanya berangsur-angsur kulit akan kembali membaik. Karena mekanisme kerja kulit adalah menyerap yang dibutuhkan dan mengeluarkan yang tidak dibutuhkan kulit dari beragam zat yang dioleskan ke kulit, maka perlu waktu untuk memastikan produk yang bereaksi dan proses adaptasi dengan penggunaan produk setidaknya satu minggu.
Gunakan tahapan penggunaan produk agar proses adaptasi setiap item produk dapat dipantau.

Masker Alami Membantu Proses Adaptasi Kulit dan Mengurangi Inflamasi

Dalam proses penggunaan perawatan produk Zalfa, kami selalu menyarankan setiap keluhan atau proses adaptasi ditangani dengan kembali ke cara alami. Salah satu yang menjadi rekomendasi kami adalah dengan mengaplikasin masker madu alami dengan dihangatkan lebih dulu.

Sebelum beralih dari perawatan sebelumnya ke perawatan produk zalfa, atau sebelum memulai perawatan zalfa, sarankan konsumen untuk melakukan maskeran madu lebih dulu.

Hal ini dimaksudkan untuk mengukur tingkat sensitifitas kulit pada perawatan baru atau pada kandungan alami. Sebab beberapa kondisi kulit yang semula terbiasa dengan medicated (produk dokter atau klinik), atau kondisi kulit yang lain dari biasa (terpapar zat bahaya seperti merkuri sehingga fungsi kulit tidak bekerja seharusnya) akan muncul proses reaksi yang tidak biasa. Seperti kemunculan jerawat, panas atau perih. Dengan maskeran madu, diharapkan kulit lebih mudah beradaptasi dan proses reaksi yang ekstrim dapat di minimalisir.

Kami merekomendasikan madu al-shifa sebab sepanjang rekomendasi madu kami terapkan, rata-rata reaksi minim terjadi pada madu alshifa. Saat konsumen melakukan maskeran madu, gali apa yang dia rasakan. Apakah merasa panas, perih, atau geli atau kemudian muncul bruntus dan jerawat. Jika terjadi reaksi tersebut, kemungkinan dalam proses peralihan ke produk zalfa yang alami akan dirasakan hal yang sama. Namun dengan dibantu maskeran madu, biasanya akan lebih bisa di minimalisir dan proses adaptasi dapat di lewati dengan nyaman.

SARAN PENGGUNAAN MASKER MADU HANGAT
1. Siapkan piring besar, piring kecil, madu.
2. Siapkan piring ukuran biasa, dan tuangkan air panas ke piring secukupnya.
3. Siapkan piring kecil lalu tuangkan madu menggunakan sendok plastic (tidak disarankan sendok logam/aluminium).
4. Letakkan piring kecil diatas piring yang lebih besar yang sudah diisi air panas. Panas dari air panas diatas piring besar akan merembet menghangatkan madu. Tujuan madu dihangatkan adalah agar madu lebih mudah diserap kulit dan bekerja lebih efektif.
5. Ambil dan aplikasikan madu hangat ke seluruh wajah. Lakukan pijatan/massage lembut dengan kedua tangan. Akan terasa butiran seperti pasir halus saat pemijatan biasanya kotoran dan residu mulai terangkat.
6. Diamkan selama 5-10 menit.
7. Bilas wajah menggunakan air hangat hingga terasa bersih.
8. Masukkan washlap yang sudah dibilas air hangat setengah kering dan tempelkan ke wajah sedikit di steam beberapa detik (Opsional boleh dilakukan boleh tidak).
9. Bilas kembali wajah menggunakan air dingin.
Konsumsi juga madu yang dicampur air hangat sebelum tidur dan setelah bangun tidur untuk menutrisi dari dalam kulit dan menjaga kesehatan tubuh.